style type="text/css"> #message_box { position: absolute; top: 0; left: 0; z-index: 10; background:#ffc; padding:5px; border:1px solid #CCCCCC; text-align:center; font-weight:bold; font-family: arial; width:99%; }

Investasi Reksadana secara cash / credit ?

Pilihan investor membeli reksadana semakin banyak saja. Selain bisa bisa langsungĀ  lewat manajer investasi, mereka bisa membeli lewat bank. Beberapa bank menawarkan pembelian rekasadana secara cicilan setiap saat sesuai kemauan nasabah.

Selama ini beberapa agen penjual reksadana mematok minimum dana penyertaan, di atas Rp 10 juta. Bahkan ada juga yang memasang di atas Rp 25 juta. Sebenarnya, kini makin banyak bank penjual reksadana dengan cara cicil. Sebut saja Bank Mandiri, Commonwealth, Permata, BCA, Standard Chartered.

Konsep reksadana eceran seperti tabungan / deposito, tapi dengan instrumen berbeda. Kelebihan menyicil, investor mendapatkan harga rat2 atas produk reksadana pilihannya. Meski laba tak sebanyak secara cash, pembelian reksadana eceran ini bisa lebih aman. Saat nilai aktiva bersih (NAB) reksadana melorot, kerugian yang ditanggung investor kecil.

Kelemahannya, kehilangan potensi gain maksimal, terutama saat NAB naik. Investor tidak bisa leluasa mengatur kapan waktu masuk dan keluar.

Tags:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
AD
Partly powered by CleverPlugins.com